foolishlyFUN!


Mocca - Goodnight Song

I won’t tell any story today
No, I won’t …

"Just turn off the light
Make me feel all right
Bidding farewell and goodnight”

Goodnight, love

1 month ago / Played 9 times / mocca, goodnight, song,
Selain Dirgahayu Indonesia ke-69,Hari ini juga ulang tahun teman magang saya yang super ajaib! Have a very very happy birthday, dear Pey Sien

Selain Dirgahayu Indonesia ke-69,
Hari ini juga ulang tahun teman magang saya yang super ajaib!
Have a very very happy birthday, dear Pey Sien

Lulus dari bangku perkuliahan, adalah obsesi yang pada akhirnya dapat saya lewati walaupun dengan jatuh bangun. Ah, akhirnya satu ujian terlewati.
Bebas? Tidak juga.

image


Bebas, bebas dan merdeka melakukan apa yang saya inginkan adalah yang ada di pikiran saya saat itu. Pikiran saya sudah setengah melayang membayangkannya. Sebuah kenyamanan. Well, setelah lulus, saya memang berniat membayar kesenangan-kesenangan yang sengaja saya kesampingkan demi tugas akhir saya kemarin. Kesenangan saya adalah kenyamanan saya dan itu adalah kemerdakaan, kebebasan buat saya. Namun rupanya tidak semulus itu. Pertanyaan-pertanyaan dari orang-orang terdekat yang semakin lama semakin mendesak, hingga membuat saya terhimpit dan tersudut yang tidak dapat saya sangkal, itu sangat mengganggu saya.
Sedikit banyak, bolehlah saya berterima kasih, pertanyaan-pertanyaan itu membuat saya berkontemplasi.
Saya sudah terlanjur basah dalam dunia ini. Ada rasa cinta yang tidak dapat saya ungkapkan. Namun entah mengapa, saya selalu merasa ada yang kurang. Kontradiksi, ini sesuatu yang saya inginkan, tetapi bukan yang saya inginkan. Saya inginkan kebebasan, tapi di satu sisi ini memang tidak mudah.
Hidup di dunia yang seperti ini sudah merupakan kehormatan menurut saya. Tinggal bagaimana meraih kebebasan di dunia penuh kehormatan ini. Jika saja kita tau bagaimana memposisikan diri kita di tempat yang sebagaimana mestinya. Jika tidak, bisa saja kita hanya akan menjadi ‘budak’ tanpa kita sadar. Mungkin saja kita mendapatkan kehormatan, tapi kebebasan yang terenggut. Bahkan bisa saja tanpa sadar, kehormatan kita juga terenggut saat itu juga dan hanya menjadikan kita sebagai robot, yang tidak lagi peka terhadap sekitar. Saya tidak ingin seperti itu.
Sebuah kehormatan dan kebebasan dalam satu waktu tidak akan didapat dengan instan. Uang, tidak akan bisa membayar semua itu. Saya akan merasa lebih terhormat, jika saya harus berjalan terseok-seok di awal, walau harus jatuh dan jatuh lagi. Karena kaki saya belum cukup tangguh untuk berjalan. Karena jalan di sana, masih sangat terjal untuk dilalui. Setidaknya sampai saya cukup kuat untuk merangkak, lalu sedikit demi sedikit berjalan dengan tangguh.
Sambil terus meluruskan niat, meyakinkan diri sendiri, pasti akan ada jalan terang. Impian saya adalah dapat memberikan sesuatu pada sekitar saya, pada dunia yang telah mengizinkan saya berpijak, dan pada negara yang saya cintai. Saya hanya butuh belajar, menggali, menggali dan menggali lagi, belajar peka pada lingkungan sekitar, pada hal yang dianggap biasa, namun harta karun yang nyata.
Tunggu, tunggulah sebentar, saya pasti akan mewujudkannya, melalui jalan saya sendiri. Saya adalah orang yang unik sebagaimana orang lain di jalannya, sebagaimana hal-hal lain istimewa di jalannya. Kita semua unik di jalan kita masing-masing, hanya seringkali kita melupakan itu.
Begitulah saya menggambarkan dunia yang saya geluti sekarang, perjuangan ini baru akan dimulai dan tidak akan selesai, hingga saya menemukannya.
At last but not least, Selamat Ulang Tahun yang ke-69 Indonesia ku! Tidak bosan saya bilang, semoga tetap merdeka, semoga kita sama-sama merdeka. Mari kita pegang kehormatan bangsa ini. Saya selalu percaya bangsa ini adalah bangsa yang besar. Kita hanya perlu menghormati diri sendiri, wahai bangsa yang besar! Sekarang, mari tundukkan kepala sejenak, dan berdoa. Semoga kita tetap dalam lindungan-Nya …

image

Aaamiiiiin ….

Renungan di Hari Kemerdekaan,
17 Agustus 2014

JULY - We can see the contradiction here. The globalization effect. One side, they upgrade their knowledge, they wanna see the world and catch the world. But the other side, they still maintain the locality of their culture. This kind of house, where the walls made from the woven bamboo is beautiful stand in Sade Village, Lombok.

JULY - We can see the contradiction here. The globalization effect. One side, they upgrade their knowledge, they wanna see the world and catch the world. But the other side, they still maintain the locality of their culture. This kind of house, where the walls made from the woven bamboo is beautiful stand in Sade Village, Lombok.

Face of God

Surabaya, 14 July 2014 (12:58)

To God belongs the east and the west. Wheresoever you look, is the face of God. (Al-Baqarah:115)

Malam yang hampir sampai di pertengahan Bulan Ramadhan, bulan hari ini sedang bulat-bulatnya.
Sore tadi hujan. Wanginya yang bercampur tanah dan tanaman-tanaman di depan rumah masih tercium sampai sekarang. Surabaya hari ini membuat saya pangling. Udaranya sangat menyenangkan seperti di pegunungan. Membuat saya betah jagongan di teras sambil menatap layar laptop, sambil pasang kipas untuk kuda-kuda melawan nyamuk-nyamuk nakal yang suka cubit-cubit di malam hari.
Cuaca hari ini seperti pengharapan baru bagi saya, setelah badai bertubi-tubi menghampiri. Yang membuat saya beberapa hari ini hanya berdiam di rumah dan berbaring malas di kasur ibu, dari pagi sampai malam sampai esoknya lagi. Saking malasnya hingga perlu berjam-jam untuk meraih telepon genggam saya dan membalas pesan-pesan datang. Berhubungan dengan orang lain hanya membuat saya semakin gila karena di saat terpuruk seperti ini saya merasa harus memainkan peran lagi, mengesampingkan nelangsa dan menganggap semua baik-baik saja.
Hari-hari itu semacam pencampuran lelah saya dan selama itu pula saya mencoba melupakan lelah itu dengan menyetel reality show yang sukses membuat saya tertawa terpingkal-pingkal. Tapi saya malah seperti kecanduan obat. Seperti halnya kesenangan sesaat saat orang make. Saat saya kembali teringat hal-hal yang tidak menyenangkan yang membumbung di otak saya, saya teruskan menonton dan menonton lagi sampai saya tertidur dan terus seperti itu. Waktu saya banyak terbuang.
Hari-hari itu saya banyak sekali bergelut dengan diri saya sendiri. Rasanya sulit sekali untuk memaafkan diri sendiri. Tapi di satu sisi, kesalahan yang sama terjadi dan terjadi lagi. Hati dan pikiran saya sedang tidak menyatu. Mungkin itu yang membuat salah satu di antara mereka akhirnya ‘mogok’ saling tidak menghiraukan pinta.
Hari ini, tidak ada yang membuat saya tau-tau bangkit, kemudian tau-tau berubah. Mungkin saya hanya merasa harus menyudahi perasaan yang ‘merasa terpuruk’ itu. Saya merasa tetap harus menghargai diri saya sendiri dan bersyukur saya masih memiliki kepercayaan. Terlebih, saya masih memiliki orang-orang di sekitar saya yang masih tulus menyayangi saya.

And when the night is cloudy there is still a light that shine on me. Shine until tomorrow, let it be. - Paul McCartney

Yang saya percayai adalah kebetulan di dunia ini yang tidak benar-benar ada. Sepertinya Tuhan menyambut ‘kebangkitan’ saya, dengan hawanya yang menyejukkan selepas hujan sore tadi dan dengan wanginya hujan, tanah, rumput, dan segala ciptaannya yang bercampur, saya merasakannya, Dia ada. Just because you can’t see Him, doesn’t mean He’s not there. Mungkin saya kurang bersyukur, mungkin iman saya sedang lemah hingga saya diingatkan (lagi) oleh-Nya.

3 months ago / 1 note /
JUNI - Halte bus of the Batik Solo Trans.

JUNI - Halte bus of the Batik Solo Trans.

Intermezzo sedikit di sela-sela penggarapan tugas akhir saya. Biarkan kerinduan ini saya tuangkan ke dalam coretan iseng di foto.
2 JuniANV

Intermezzo sedikit di sela-sela penggarapan tugas akhir saya. Biarkan kerinduan ini saya tuangkan ke dalam coretan iseng di foto.

2 Juni
ANV

4 months ago / 1 note /
 
Next »



Page 1 of 84
Theme by maggie. Runs on Tumblr.